MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Personel Polsek Pengabuan bersama unsur TNI dan RPK Distrik 6 PT WKS melaksanakan ground check terhadap titik panas (hotspot) yang terpantau melalui aplikasi Sipongi dan satelit BMKG Sultan Thaha Jambi, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Kegiatan verifikasi tersebut dilakukan di titik koordinat -0.95315, 103.22558, yang berada di areal konsesi Distrik VI PT WKS, tepatnya pada lahan HTI Kanal 1, Desa Sungai Baung, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Dalam kegiatan tersebut, petugas verifikasi dari Polsek Pengabuan terdiri dari Ipda Paisal Halik dan Aiptu Lisanudin. Turut terlibat personel Babinsa Sertu Sugiarto dan personel BKO Korem, serta petugas RPK Distrik 6 PT WKS, yakni Abdullah dan Junaidi.
Berdasarkan hasil verifikasi di lapangan, titik hotspot tersebut merupakan fire atau titik yang ditemukan adanya kebakaran pada areal konsesi Distrik VI PT WKS. Luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 3 hektare, dengan kondisi lahan berupa gambut dengan ketebalan sekitar 2 meter.
Untuk penanganan kebakaran, petugas menggunakan sejumlah peralatan, di antaranya 6 unit alat berat excavator, 7 unit mesin pompa, 30 unit nozzle merek Sabonesia, serta 20 gulung selang. Selain itu, proses pemadaman juga didukung dengan bombing menggunakan helikopter milik PT WKS.

Dalam penanganan tersebut, personel pemadam yang terlibat terdiri dari 5 orang RPK Distrik 3, 4 orang RPK Distrik 2, 9 orang RPK Distrik 6, 2 personel Polri, dan 2 personel TNI.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa api telah berhasil dipadamkan. Selanjutnya, petugas melakukan proses pendinginan (cooling down) untuk memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menimbulkan kebakaran, khususnya pada lahan gambut.
Sementara itu, terkait penyebab kebakaran, masih dalam proses penyelidikan.

Kapolsek Pengabuan IPTU M. Soetrisman, S.H., melalui Kasi Humas Ipda Ucen, mengatakan bahwa kegiatan ground check merupakan langkah cepat untuk memastikan kondisi titik panas yang terpantau sistem pemantauan dan melakukan penanganan apabila ditemukan adanya kebakaran.

“Personel bersama unsur terkait langsung melakukan pengecekan ke lokasi setelah adanya informasi titik hotspot. Saat ini api sudah berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan untuk memastikan kondisi di lapangan benar-benar aman,” ujar Ipda Ucen.

Dalam pelaksanaan penanganan, salah satu kendala yang dihadapi petugas adalah keterbatasan sumber air.
Polsek Pengabuan bersama unsur terkait akan terus melakukan pemantauan terhadap lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api serta memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama