Guna memastikan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran, Personil Polsek Betara melakukan pengawasan ketat di sejumlah titik pengisian bahan bakar. Langkah antisipasi ini dilakukan guna mencegah praktik pelangsiran yang kerap merugikan masyarakat luas.
Kapolres Tanjab Barat melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Ipda Ucen S. Kasih, mengonfirmasi bahwa kegiatan monitoring dan penyelidikan ini dilaksanakan oleh Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Betara pada Minggu (08/02/2026) pagi sekitar pukul 10.00 WIB.
"Kegiatan ini difokuskan di SPBU 24.365.52 PT Muntialo Permai, Desa Muntialo, Kecamatan Betara. Tujuannya jelas, yakni mengantisipasi adanya oknum pelangsir yang menggunakan modus galon maupun tangki modifikasi," ujar Ipda Ucen.
Dalam giat tersebut, personil yang bertugas, yakni Bripka Hendri dan Bripda Wilmar, melakukan pemeriksaan langsung terhadap kendaraan-kendaraan yang sedang mengantre. Selain melakukan pengecekan fisik, petugas juga memberikan edukasi dan koordinasi kepada pihak pengelola serta operator SPBU.
Petugas menekankan agar pihak SPBU bertindak tegas dengan tidak melayani pengisian BBM yang melebihi kuota harian yang telah ditetapkan pemerintah, serta segera melaporkan jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait pelangsiran.
Hasil dari monitoring tersebut menunjukkan:
Aktivitas penjualan BBM di SPBU Muntialo terpantau berjalan lancar dan tertib.
Petugas tidak menemukan adanya kendaraan dengan tangki modifikasi maupun pengisian menggunakan galon di lokasi.
Masyarakat menyambut baik kehadiran Polri dalam mengawal ketersediaan BBM subsidi.
Posting Komentar