MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat
KUALA TUNGKAL – Musibah kebakaran menghanguskan unit bangunan kayu di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Baqiyatush Shalihat, Kelurahan Tungkal Harapan, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjung Jabung Barat pada Senin pagi.

Insiden ini menyebabkan dua orang mengalami luka-luka dan bangunan asrama rusak berat.
​Peristiwa kebakaran terjadi sekira pukul 04.50 WIB di Jalan Prof. Dr. Soedewi. Api melahap bangunan kayu yang terdiri dari 2 pintu rumah ustaz dan 4 pintu asrama putra (Blok D9 sampai D12). Diketahui, blok asrama yang terbakar tersebut dihuni oleh kurang lebih 100 santri.
​Berdasarkan keterangan pihak kepolisian melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Ipda Ucen S. Kasih, api diduga kuat berasal dari ledakan kompor gas di rumah Ustaz Damiat.
​Saksi mata, M. Wildan Afarizki (santri), menyebutkan bahwa ledakan terdengar saat istri Ustaz Damiat sedang memasak. Api dengan cepat membesar dan merambat ke arah asrama putra. Saksi lain, Tajudin, yang saat itu tengah berkeliling membangunkan santri untuk sholat subuh, melihat api pertama kali muncul dari bagian belakang rumah Ustaz Damiat dan segera menginstruksikan para santri untuk melakukan pemadaman mandiri sebelum petugas Damkar tiba.
​Kapolres Tanjab Barat mengonfirmasi terdapat dua korban dalam peristiwa ini:
​Ustaz Damiat (Pengajar): Mengalami luka bakar pada tangan kiri.
​Alfan Husaini (Santri) Tak sadarkan diri akibat tersengat aliran listrik saat mencoba menyelamatkan diri.
​"Kedua korban saat ini sudah dievakuasi dan menjalani perawatan medis di RSUD KH. Daud Arif Kuala Tungkal," jelas Ipda Ucen S. Kasih.
​Kondisi Bangunan dan Kerugian
​Api berhasil dipadamkan setelah tim Damkar turun ke lokasi, namun kondisi bangunan kayu dilaporkan mengalami rusak berat. 

Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materiil masih dalam proses pendataan dan belum dapat ditafsirkan secara pasti.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama