SUBAN, TANJAB BARAT – Memasuki puncak arus balik Idul Fitri 1447 H, jajaran Polres Tanjung Jabung (Tanjab) Barat memperketat pengamanan dan pengaturan lalu lintas di titik perbatasan provinsi. Fokus utama terletak pada Pos Pelayanan (Posyan) 2 Km 105, Dusun Mudo, Kecamatan Muara Papalik, yang menjadi gerbang vital penghubung Jambi dan Riau.
Pada Senin (23/03/2026) pagi pukul 08.00 WIB, terpantau personel gabungan mulai bersiaga menjalankan Operasi Ketupat 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh IPDA Birman Hutabarat, S.H., selaku Kepala Pos Pelayanan (KaPosyan) Suban.
Kapolres Tanjab Barat melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat, IPDA Ucen S. Kasih, menyatakan bahwa penyiagaan personel di perbatasan ini bertujuan untuk menjamin kenyamanan para pemudik yang kembali ke arah Riau maupun sebaliknya.
"Kami hadir untuk memastikan situasi arus balik di perbatasan Jambi-Riau tetap kondusif. Selain pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan, kehadiran personel di lapangan adalah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," ujar IPDA Ucen.
Tidak hanya fokus pada arus kendaraan, Posyan Suban juga dilengkapi dengan Tim Kesehatan yang siap siaga melayani pemudik yang kelelahan atau membutuhkan bantuan medis darurat.
IPDA Ucen menambahkan bahwa pengecekan rutin dilakukan untuk memastikan kesiapan fisik dan mental para petugas di lapangan. "Kami terus memberikan dukungan dan motivasi kepada personel yang bertugas. Kesiapan mereka adalah kunci utama keberhasilan Operasi Ketupat ini," pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di wilayah Muara Papalik terpantau ramai namun tetap lancar. Pihak kepolisian mengimbau para pengendara untuk:
- Selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
- Memanfaatkan Posyan untuk beristirahat jika merasa lelah atau mengantuk.
- Memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melanjutkan perjalanan jauh.
Posting Komentar