MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat
KUALA TUNGKAL – Satuan Perawatan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polres Tanjung Jabung (Tanjab) Barat terus berkomitmen memberikan pelayanan humanis sekaligus menjaga keamanan ketat di lingkungan Rumah Tahanan (Rutan) Polres Tanjab Barat.

​Pada Jumat (6/2/2026), Sat Tahti menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) bagi para tahanan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk menyentuh sisi spiritual para warga binaan agar mereka dapat melakukan introspeksi diri selama menjalani masa penahanan.
​Pastikan Kesehatan dan Keamanan
​Pgs. Kasat Tahti Polres Tanjab Barat, Akp Robert Rencius Simanjuntak, menjelaskan bahwa selain pembinaan mental, pihaknya secara rutin melakukan pengamanan, kontrol, serta pengecekan kondisi fisik para tahanan.

​"Kami memastikan kesehatan dan keamanan para tahanan dalam kondisi prima. Selain itu, pengecekan kelengkapan administrasi terkait masa penahanan setiap individu juga menjadi prioritas kami guna menjamin hak-hak mereka terpenuhi sesuai prosedur," ujar Akp Robert.
​Hadirkan Penceramah di Dalam Rutan
​Dalam giat Binrohtal kali ini, Sat Tahti menghadirkan Ustadz Zainudin untuk memberikan ceramah agama. Uniknya, kegiatan dilaksanakan di ruang tengah selasar sel agar seluruh tahanan dapat mendengar dan melihat tausiyah secara langsung tanpa harus meninggalkan blok hunian, sehingga faktor keamanan tetap terjaga.

​Melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Pgs. Kasat Tahti menambahkan bahwa kehadiran pemuka agama diharapkan mampu memberikan ketenangan batin bagi para tahanan.
​"Kami rutin menghadirkan ustadz maupun rohaniawan lainnya.

 Tujuannya jelas, agar selama berada di Rutan, mereka mendapatkan bekal moral dan rohani yang baik sebagai modal saat kembali ke masyarakat nanti," pungkasnya.

​Meski bernuansa religius, prosedur keamanan tetap diberlakukan secara maksimal. Selama kegiatan berlangsung, sejumlah personel Sat Tahti melakukan penjagaan ketat di titik-titik strategis rutan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

​Kegiatan berjalan dengan khidmat dan tertib, di mana para tahanan tampak antusias menyimak pesan-pesan kebaikan yang disampaikan oleh penceramah.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama