KUALA TUNGKAL – Satuan Binmas (Satbinmas) Polres Tanjung Jabung Barat terus berkomitmen menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif.
Hal ini dibuktikan dengan kehadiran personel Satbinmas, AIPTU Suwartoyo, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara di SMPN 04 Tanjab Barat, Kecamatan Tungkal Ilir, pada Senin (06/04/2026) pagi.
Kegiatan rutin ini bertujuan untuk memberikan edukasi langsung kepada para siswa mengenai bahaya perundungan (bullying), tertib lalu lintas, hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba sejak dini.
Pesan Tegas: Setop Perundungan!
Kapolres Tanjab Barat melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Ipda Ucen S. Kasih, menyampaikan bahwa fokus utama arahan kali ini adalah memutus rantai bullying di lingkungan sekolah. AIPTU Suwartoyo dalam amanatnya menekankan agar para pelajar tidak ikut-ikutan menjadi pelaku perundungan, baik secara individu maupun berkelompok.
"Bullying sangat berbahaya karena merusak mental kepribadian, mengganggu kesehatan fisik, hingga menghambat proses belajar korban. Kami meminta siswa yang menjadi korban untuk berani melapor kepada orang tua, wali kelas, atau kepala sekolah agar segera ditindaklanjuti," ujar AIPTU Suwartoyo di hadapan ratusan siswa.
Selain masalah perundungan, Satbinmas juga menyoroti beberapa poin krusial bagi generasi muda:
Etika Pergaulan: Siswa diharapkan saling menghormati, menanamkan rasa empati, dan tidak mudah terhasut untuk melakukan tindakan kekerasan fisik.
Bahaya Narkoba & Zat Adiktif: Para pelajar diingatkan untuk menjauhi narkoba serta penyalahgunaan zat lain seperti lem aibon dan obat batuk dosis tinggi yang dapat merusak masa depan.
Keselamatan Lalu Lintas: Menanggapi tren saat ini, pihak kepolisian mengimbau siswa agar tidak menggunakan sepeda listrik di jalan umum saat berangkat sekolah demi menghindari kecelakaan lalu lintas yang membahayakan diri sendiri dan orang lain.
Kedisiplinan: Siswa wajib mematuhi aturan sekolah, patuh kepada guru, dan fokus menuntut ilmu agar menjadi generasi yang santun dan taat hukum.
Kegiatan yang berlangsung khidmat ini membuahkan hasil positif. Para pelajar tampak memahami materi yang disampaikan dan menyatakan dukungannya untuk bersama-sama mencegah kekerasan di sekolah.
"Hasil yang dicapai, para pelajar kini lebih memahami dampak buruk bullying dan bahaya sepeda listrik di jalan raya. Kami berharap sinergi antara Polri dan pihak sekolah ini dapat terus menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan nyaman di lingkungan pendidikan," tutup Ipda Ucen S. Kasih.
Posting Komentar