TANJAB BARAT – Guna mengantisipasi penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi, personel Polsek Tungkal Ilir meningkatkan intensitas patroli dan monitoring di sejumlah SPBU.
Salah satu sasaran utama adalah SPBU Pembengis yang terletak di Jalan Lintas Jambi - Tungkal, Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Sabtu (18/04/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini difokuskan pada penyelidikan dan pengecekan kendaraan yang dicurigai melakukan aktivitas pelangsiran dengan berbagai modus operandi.
Pengecekan Ketat Terhadap Modus Pelangsir
Personel yang bertugas, Aiptu Endang Kosasih dan Bripda Teddy, melakukan pengawasan langsung terhadap antrean kendaraan.
Petugas menyisir kendaraan yang diduga menggunakan tangki modifikasi, pengisian menggunakan galon, hingga kendaraan yang terpantau melakukan pengisian berulang kali dalam sehari.
"Kami memberikan koordinasi dan himbauan tegas kepada petugas SPBU agar segera melapor jika menemukan kendaraan dengan tangki modif atau oknum yang mencoba mengisi BBM subsidi secara berulang (full) berkali-kali dalam sehari," ujar
perwakilan personel di lapangan.
Update Stok dan Harga BBM
Berdasarkan hasil monitoring di SPBU Pembengis per tanggal 18 April 2026, stok BBM dilaporkan masih mencukupi dengan rincian sebagai berikut:
Pertalite: 6.835 Liter (Harga: Rp10.000,-/Liter)
Bio Solar: 4.110 Liter (Harga: Rp6.800,-/Liter)
Pertamax: 7.714 Liter (Harga: Rp12.600,-/Liter)
Kapolres Tanjab Barat melalui Kapolsek Tungkal Ilir, Iptu Yokki Farsito, S.H., yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Ipda Ucen S. Kasih, mengonfirmasi bahwa hingga saat ini situasi di lokasi terpantau kondusif.
"Dari hasil monitoring hari ini, tidak ditemukan adanya praktik pelangsir maupun penyalahgunaan BBM subsidi di SPBU Pembengis.
Masyarakat juga kami himbau untuk tetap tertib dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum terkait distribusi BBM," ungkap Ipda Ucen.
Polsek Tungkal Ilir berkomitmen akan terus melakukan pengawasan secara berkala guna memastikan distribusi BBM subsidi tepat sasaran dan mencegah terjadinya kelangkaan akibat ulah oknum yang tidak bertanggung jawab.
Posting Komentar