MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat
TANJAB BARAT – Personel Unit Reskrim bersama piket Polsek Tungkal Ilir melaksanakan kegiatan monitoring dan penyelidikan (lidik) terhadap dugaan praktik pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) subsidi di wilayah hukum Kecamatan Tungkal Ilir, Selasa (05/05/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.

Kegiatan tersebut dipusatkan di SPBU Pembengis, Jalan Lintas Jambi–Tungkal, Desa Pembengis, Kecamatan Bram Itam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Monitoring dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penyalahgunaan distribusi BBM subsidi yang berpotensi merugikan masyarakat.
Personel yang terlibat dalam kegiatan ini yakni AIPTU Endang Kosasih dan BRIPDA Teddy. Keduanya melakukan pengecekan langsung terhadap kendaraan yang mengisi BBM di SPBU guna mendeteksi dugaan pelangsir BBM subsidi dengan berbagai modus, seperti penggunaan galon, kendaraan tangki modifikasi, hingga kendaraan yang melakukan pengisian BBM lebih dari dua kali dalam sehari sampai penuh.

Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat, IPDA Ucen S Kasih, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan rutin untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh oknum tertentu.
“Petugas melakukan pengecekan kendaraan yang diduga melakukan pelangsiran BBM subsidi, sekaligus memberikan imbauan kepada petugas SPBU agar segera melaporkan apabila ditemukan kendaraan dengan indikasi pelangsiran, seperti menggunakan galon, tangki modifikasi, maupun kendaraan yang berulang kali mengisi BBM dalam sehari,” ujar IPDA Ucen.

Selain itu, petugas juga memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak melakukan pelangsiran BBM subsidi karena tindakan tersebut melanggar aturan dan dapat merugikan masyarakat luas yang membutuhkan.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, petugas tidak menemukan adanya aktivitas pelangsir BBM subsidi di SPBU Pembengis selama kegiatan berlangsung.

Adapun daftar harga BBM di SPBU Pembengis per 05 Mei 2026 yakni Pertalite Rp10.000 per liter, Bio Solar Rp6.800 per liter, dan Pertamax Rp12.600 per liter.
Sementara itu, stok BBM di SPBU Pembengis per tanggal 05 Mei 2026 tercatat Pertalite sebanyak 10.104 liter, Bio Solar nihil, dan Pertamax sebanyak 7.783 liter.

Polsek Tungkal Ilir menegaskan kegiatan monitoring dan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi akan terus dilakukan secara berkala guna mencegah potensi penyalahgunaan serta menjaga stabilitas pasokan energi bagi masyarakat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama