Pengamanan kegiatan tersebut dipimpin oleh AIPTU Muksin bersama personel lainnya guna memastikan jalannya acara berlangsung aman, tertib, dan khusyuk.
Kegiatan haul ini turut dihadiri oleh Kepala Desa Mandala Jaya Abd Rahman, Sekretaris Desa Nurhadi, Ketua Bumdes Bersama Betara Suroso, para Ketua RT, Kepala Dusun, staf desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat Desa Mandala Jaya dan sekitarnya. Selain itu, hadir pula penceramah Drs. KH Saipudin Juhri dengan jumlah peserta kurang lebih 100 orang.
Dalam sambutannya, disampaikan bahwa haul merupakan bentuk peringatan atas wafatnya seorang tokoh untuk mendoakan, mengenang, serta meneladani perilaku semasa hidupnya. Tradisi ini juga memiliki dasar historis dalam ajaran Islam, sebagaimana Rasulullah SAW yang setiap tahun mengunjungi Uhud untuk mendoakan para syuhada.
“Melalui kegiatan yang dipenuhi zikir, salawat, dan doa bersama ini, kita bermunajat kepada Allah SWT agar bangsa dan negara dijauhkan dari bencana serta terus terjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar penceramah dalam tausiyahnya.
Kapolsek Betara melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat IPDA Ucen S menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat guna menjamin keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Pengamanan difokuskan pada beberapa aspek, di antaranya pengaturan lalu lintas untuk mencegah kemacetan, sterilisasi lokasi kegiatan, patroli dan pemantauan situasi kamtibmas, serta pengawalan terhadap tamu undangan maupun jamaah yang hadir.
“Sinergi antara Polri, TNI, serta panitia pelaksana menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama kegiatan berlangsung,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar hingga acara selesai.
Posting Komentar