Kegiatan penanaman tersebut dilaksanakan di lahan seluas 20.000 meter persegi atau sekitar 2 hektare yang diperuntukkan sebagai lahan produktif program ketahanan pangan desa. Jenis tanaman yang ditanam adalah jagung hibrida yang diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian dan mendukung ketersediaan pangan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy, TK., M.H., Kepala Desa Sri Agung Thobroni, Bhabinkamtibmas Desa Sri Agung AIPTU Azwar Edi, Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Bernai BRIGPOL Ali Ependi, Kaur Perencanaan Solihan, Kadus IV Nurpin, serta anggota Kelompok Tani Sri Maju yang diketuai oleh Agus Salim bersama para anggota kelompok tani.
Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy, TK., M.H. melalui Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat IPDA Ucen menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam menjaga stabilitas dan ketersediaan pangan nasional.
“Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mendukung program strategis pemerintah, salah satunya ketahanan pangan. Melalui kegiatan penanaman jagung ini, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar IPDA Ucen.
Sementara itu, Pemerintah Desa Sri Agung menyatakan kesiapan untuk terus mendukung program pemerintah Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan melalui optimalisasi pemanfaatan lahan produktif yang ada di desa.
Dari hasil kegiatan tersebut, telah dilaksanakan penanaman jagung hibrida pada lahan seluas 2 hektare sebagai wujud nyata dukungan terhadap Program Ketahanan Pangan Tahun 2026.
Selain itu, sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan kelompok tani diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dalam mengembangkan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar hingga selesai.
Posting Komentar