Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh personel Polsek Betara, yaitu AIPTU Joko Sujatmiko, S.H. dan AIPDA Bangun Sutriono, S.I.P., M.M., dengan sasaran perangkat dan staf Pemerintah Desa Teluk Kulbi.
Dalam penyampaiannya, personel Polsek Betara menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta melindungi generasi muda dari pengaruh negatif geng motor di wilayah hukum Polsek Betara.
Selain itu, perangkat desa sebagai orang tua dan tokoh di lingkungan masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada para remaja mengenai bahaya tawuran dan tindak kriminal yang kerap dikaitkan dengan aktivitas geng motor, seperti pengeroyokan, begal atau penodongan, tindakan anarkis, balap liar dan konvoi ugal-ugalan yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, hingga perusakan fasilitas umum yang merupakan tindak pidana sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.
Sebagai langkah pencegahan, Polsek Betara juga mengajak para pemuda untuk menyalurkan minat dan bakat melalui kegiatan yang positif, seperti bergabung dalam komunitas motor yang tertib, kegiatan olahraga, seni, maupun komunitas kreatif, sehingga energi dan kreativitas mereka dapat diarahkan pada hal-hal yang bermanfaat.
Polsek Betara menegaskan bahwa kegiatan ini bukan untuk memusuhi para pecinta motor, melainkan mengajak seluruh elemen masyarakat mencegah perilaku geng motor yang meresahkan serta menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif.
Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung, S.T.K., S.I.K., melalui Kasi Humas IPDA Ucen, menyampaikan bahwa Polri akan terus mengedepankan langkah preventif dan edukatif dengan menggandeng pemerintah desa, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat dalam membina generasi muda agar terhindar dari pengaruh negatif geng motor dan berbagai bentuk kenakalan remaja.
Posting Komentar