Tanjab Barat – Dalam upaya mencegah penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja, Polsek Pengabuan menggelar sosialisasi dan edukasi mengenai bahaya narkoba serta geng motor di Aula Kantor Camat Pengabuan, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Pengabuan, IPTU Muhammad Soetrisman, S.H., didampingi Ps. Kanit Intelkam Polsek Pengabuan, AIPTU Marwanto, S.H. Sosialisasi dihadiri Camat Pengabuan Ismail, S.Pd.I., M.H., tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan GP Ansor Banser, para da'i se-Kecamatan Pengabuan, Forum Anak Daerah, serta perwakilan pelajar tingkat SMA, MA, SMK, SMP, MTs, dan MAS.
Dalam sambutannya, Camat Pengabuan menegaskan bahwa penyalahgunaan narkoba telah menjadi ancaman serius yang merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat. Menurutnya, peredaran narkoba kini telah menyasar berbagai kalangan, termasuk generasi muda yang merupakan penerus bangsa, sehingga diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
Selanjutnya, Kapolsek Pengabuan IPTU Muhammad Soetrisman menyampaikan materi mengenai bahaya geng motor. Ia menjelaskan bahwa geng motor merupakan kelompok yang awalnya terbentuk sebagai komunitas hobi, namun mengalami pergeseran menjadi kelompok yang melakukan tindakan antisosial bahkan kriminal.
Kapolsek mengungkapkan sejumlah faktor yang mendorong remaja terlibat dalam geng motor, di antaranya krisis identitas, pengaruh lingkungan dan teman sebaya, kurangnya pengawasan orang tua, serta kebutuhan akan perhatian dan pengakuan. Ia juga mengingatkan bahwa aksi geng motor dapat menimbulkan keresahan masyarakat, korban jiwa, kerusakan fasilitas umum, hingga berujung pada sanksi pidana bagi pelakunya.
"Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter anak. Orang tua harus lebih peduli terhadap pergaulan dan aktivitas anak, terutama pada malam hari, agar tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah," tegas Kapolsek.
Sementara itu, AIPTU Marwanto, S.H. sebagai narasumber memaparkan materi mengenai bahaya narkoba. Ia menjelaskan penggolongan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif beserta dampak buruknya terhadap kesehatan fisik, mental, kehidupan sosial, hingga konsekuensi hukum yang dapat diterima para pelaku penyalahgunaan narkoba.
Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman mengenai faktor-faktor yang menyebabkan seseorang terjerumus menggunakan narkoba, seperti rasa ingin tahu, pengaruh lingkungan, dan kondisi emosional. Untuk mencegah hal tersebut, AIPTU Marwanto menekankan pentingnya edukasi sejak dini, pengawasan keluarga, serta peran aktif masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta, khususnya kalangan pelajar, tampak antusias mengikuti materi dan menyampaikan berbagai pertanyaan terkait upaya pencegahan narkoba maupun kenakalan remaja.
Sosialisasi berakhir sekitar pukul 12.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.
Kapolsek Pengabuan IPTU Muhammad Soetrisman, S.H. melalui Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat, IPDA Ucen S. Kasih, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif Polri dalam membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi penyalahgunaan narkoba serta tidak terlibat dalam aktivitas geng motor yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Posting Komentar