Kegiatan yang berlangsung di Desa Lubuk Terentang tersebut dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Bhabinkamtibmas yang ditugaskan dalam kegiatan tersebut yakni Bripka Usman Karo-Karo.
Koordinasi tersebut membahas kesiapan sarana dan peralatan penanggulangan Karhutla yang dimiliki PT TGI. Kesiapan peralatan tersebut dinilai penting sebagai langkah antisipasi apabila sewaktu-waktu terjadi kebakaran di sekitar jalur pipa perusahaan maupun wilayah yang membutuhkan penanganan cepat.
Dalam koordinasi itu, Bhabinkamtibmas dan Babinsa memastikan perlengkapan penanggulangan Karhutla dapat digerakkan dan digunakan apabila diperlukan, sehingga upaya pemadaman dapat dilakukan secara cepat dan bersama-sama.
Selain berkoordinasi dengan pihak perusahaan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat, khususnya pemilik lahan dan kebun, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diingatkan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan, terutama di sekitar lahan yang terdapat ranting dan daun kering yang mudah terbakar.
Petugas juga mengingatkan masyarakat bahwa pembakaran hutan dan lahan dapat menimbulkan konsekuensi hukum. Masyarakat diminta tidak melakukan pembakaran lahan, baik secara sengaja maupun karena kelalaian yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran.
Dari kegiatan tersebut, terjalin komunikasi dan koordinasi yang baik antara Bhabinkamtibmas, Babinsa dan pihak PT TGI dalam rangka memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla di wilayah Desa Lubuk Terentang.
Masyarakat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bhabinkamtibmas yang terus memberikan edukasi serta mengingatkan warga mengenai bahaya dan dampak Karhutla.
Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat, Ipda Ucen, mengatakan bahwa koordinasi lintas sektor seperti ini merupakan langkah penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak. Kami mengajak masyarakat, perusahaan, TNI dan Polri untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi kebakaran,” ujar Ipda Ucen.
Ia menambahkan, masyarakat juga diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran, khususnya di tengah kondisi lahan yang terdapat material kering dan mudah terbakar.
“Lebih baik mencegah sebelum terjadi kebakaran. Kepedulian masyarakat sangat dibutuhkan untuk menjaga wilayah tetap aman dari Karhutla,” pungkasnya.
Posting Komentar