Kegiatan berlangsung di Posko Siaga Karhutla BPBD Tanjab Barat, Taman Pramuka Kwartir, RT 09 Dusun Karya Lestari, Desa Muntialo, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Turut hadir personel Polsek Betara bersama personel BPBD Tanjab Barat sebagai bentuk sinergi dalam pencegahan dan penanggulangan Karhutla di wilayah hukum Polsek Betara.
Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Betara didampingi Aiptu Joko Sujatmiko, Aiptu Edi Suharto, Aiptu Junedi Sitorus, dan Aipda Bangun Sutriono. Sementara dari BPBD Tanjab Barat hadir Dandru Aidil Riaynto bersama sembilan personel lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan kekuatan personel BPBD yang bertugas di Posko Siaga Karhutla, dilanjutkan pemeriksaan sarana dan prasarana pemadaman kebakaran guna memastikan seluruh peralatan siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat. Selanjutnya, Kapolsek Betara memberikan arahan kepada seluruh personel BPBD dan Polsek Betara agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi ancaman Karhutla.
Dalam arahannya, AKP Frans Septiawan Sipayung menyampaikan apresiasi kepada BPBD Tanjab Barat atas pendirian Posko Siaga Karhutla di wilayah hukum Polsek Betara. Ia juga menekankan pentingnya meningkatkan patroli terpadu secara berkesinambungan bersama BPBD, Manggala Agni, TNI-Polri, serta Kelompok Masyarakat Peduli Api (KMPA) di daerah rawan hotspot.
Selain itu, Kapolsek menginstruksikan agar sosialisasi kepada kelompok tani, pemerintah desa, dan masyarakat terus digencarkan terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar karena melanggar hukum dan berpotensi menimbulkan bencana.
Ia juga meminta seluruh peralatan pemadaman dicek secara berkala serta mengingatkan agar setiap temuan titik api segera dilaporkan kepada pimpinan dan tim gabungan untuk dilakukan penanganan cepat, dengan tetap menjaga kekompakan dan kondisi kesehatan personel.
Secara terpisah, Kasi Humas Polres Tanjab Barat IPDA Ucen S. Kasih mengatakan bahwa kegiatan koordinasi tersebut merupakan langkah preventif untuk memperkuat sinergitas seluruh pemangku kepentingan dalam menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
"Melalui koordinasi ini diharapkan seluruh personel dan instansi terkait semakin siap, sehingga setiap potensi Karhutla dapat dicegah dan ditangani secara cepat. Polres Tanjab Barat bersama seluruh stakeholder berkomitmen terus menjaga wilayah tetap aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan demi melindungi masyarakat serta kelestarian lingkungan," ujar IPDA Ucen S. Kasih.
Posting Komentar