MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat

Tanjung Jabung Barat – Menindaklanjuti informasi yang beredar di media sosial dan pemberitaan terkait dugaan penjualan LPG 3 Kg bersubsidi di atas Harga Eceran Tertinggi (HET), Personel Polsek Betara bergerak cepat dengan mendatangi pangkalan LPG milik Kadimun di Jalan Parit Lapis, Dusun Sukorejo, Kelurahan Mekar Jaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis (6/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Kegiatan tersebut dipimpin oleh IPTU Bambang Widodo, S.Sos., bersama BRIPTU Unan dan BRIPDA Wilmar sebagai bentuk langkah preventif dalam menyikapi informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Di lokasi, personel memberikan imbauan secara humanis kepada saudara Kadimun selaku pemilik pangkalan agar menjual LPG 3 Kg bersubsidi sesuai dengan ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah, sehingga penyaluran subsidi dapat tepat sasaran dan tidak merugikan masyarakat.

Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung, S.T.K., S.I.K., melalui Kasi Humas IPDA Ucen mengatakan bahwa kehadiran personel merupakan tindak lanjut atas informasi yang beredar serta sebagai langkah pembinaan dan pencegahan.

"Kami menindaklanjuti setiap informasi maupun pemberitaan yang berkembang di masyarakat. Personel telah memberikan imbauan kepada pemilik pangkalan agar menjual LPG 3 Kg bersubsidi sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah. 

Polri mengedepankan langkah preventif dan akan terus melakukan monitoring guna memastikan distribusi LPG subsidi berjalan sesuai aturan," ujar IPDA Ucen.
Ia juga mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian maupun instansi terkait apabila menemukan dugaan penyimpangan dalam penyaluran LPG bersubsidi, sehingga dapat ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.

Kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif sebagai wujud komitmen Polsek Betara dalam menjaga ketertiban serta memberikan kepastian kepada masyarakat terhadap setiap informasi yang menjadi perhatian publik.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama