Dalam pelaksanaannya, personel ditempatkan di sejumlah titik strategis di area gereja guna mengamankan jalannya ibadah, mengatur situasi di sekitar lokasi, serta melakukan pemantauan terhadap setiap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pengamanan ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh jemaat sehingga dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk.
Selain itu, kehadiran personel Polri juga sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak pidana, seperti aksi terorisme, pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (C3), maupun gangguan kamtibmas lainnya di lingkungan sekitar gereja.
Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat, IPDA Ucen, mengatakan bahwa pengamanan rumah ibadah merupakan komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang agama maupun golongan.
"Kehadiran personel Polri dalam setiap kegiatan ibadah merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat agar dapat beribadah dengan aman, nyaman, dan tenang. Kami juga terus meningkatkan kewaspadaan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, termasuk ancaman terorisme dan tindak kriminal lainnya, sehingga situasi tetap aman dan kondusif," ujar IPDA Ucen.
Ia menambahkan, Polres Tanjab Barat akan terus mengoptimalkan pengamanan pada setiap kegiatan keagamaan sebagai wujud nyata Polri Presisi yang selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Posting Komentar