Dalam kegiatan tersebut, personel Unit Kamsel Satlantas Polres Tanjab Barat, AIPDA Riston P. Sinaga, menyampaikan edukasi kepada seluruh siswa dan dewan guru mengenai pentingnya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Materi yang disampaikan berfokus pada penerapan Moto 3S, yaitu Siap Mengemudi, Siap Kendaraan, dan Siap Mematuhi Peraturan Berlalu Lintas sebagai langkah mewujudkan keselamatan di jalan raya. Selain itu, para pelajar juga diberikan pemahaman tentang pencegahan kenakalan remaja di jalan raya, seperti bahaya balap liar, penggunaan knalpot tidak standar (brong), serta keterlibatan dalam geng motor yang dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat.
Kasat Lantas Polres Tanjab Barat melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat IPDA Ucen S. Kasih mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membentuk karakter pelajar yang disiplin, taat hukum, dan memiliki kesadaran tinggi terhadap keselamatan berlalu lintas.
"Melalui kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah, kami ingin menanamkan kesadaran kepada para pelajar agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas serta menjauhi segala bentuk kenakalan remaja di jalan raya, seperti balap liar, penggunaan knalpot brong, maupun geng motor.
Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama yang harus dibangun sejak dini," ujar IPDA Ucen.
Ia menambahkan, Satlantas Polres Tanjab Barat akan terus menggencarkan kegiatan edukasi ke sekolah-sekolah sebagai bentuk komitmen Polri dalam menciptakan generasi muda yang tertib berlalu lintas, berkarakter, dan mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan masyarakat.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan mendapat sambutan positif dari pihak sekolah maupun para peserta upacara yang mengikuti penyampaian materi dengan antusias.
Posting Komentar