MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat

TANJAB BARAT — Personel Polsek Tungkal Ulu melaksanakan kegiatan ground check terhadap titik panas (hotspot) yang terpantau melalui BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi pada Minggu (20/9/2026).

Kegiatan ground check dilaksanakan pada Senin (21/9/2026) mulai pukul 11.00 WIB hingga selesai, dengan lokasi di Jalan Sungai Ari, Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, tim berhasil mencapai titik koordinat hotspot pada posisi X 102.7950 dan Y -1.1408. Lokasi tersebut berada di kawasan hutan produksi dengan kondisi topografi berbukit dan jenis tanah mineral. Di lokasi tidak ditemukan sumber air.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan lahan terbakar dengan luas sekitar ±2 hektare. Vegetasi yang terdampak terdiri dari tanaman kelapa sawit yang masih kecil serta semak belukar.

Saat tim tiba di lokasi, kondisi api telah padam. Namun, petugas masih menemukan sejumlah titik yang mengeluarkan asap. Penyebab kebakaran hingga saat ini masih dalam penyelidikan.

Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy TK, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat IPDA Ucen S. Kasih, mengatakan kegiatan ground check merupakan langkah cepat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan upaya pencegahan agar kebakaran tidak meluas.

“Petugas telah mendatangi langsung titik koordinat hotspot dan memastikan kondisi di lapangan. Api sudah padam, namun masih terdapat spot asap. Penyebab kebakaran dan informasi terkait pemilik lahan masih dalam proses penyelidikan,” ujar IPDA Ucen.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga melakukan pencarian informasi terkait kepemilikan lahan serta kemungkinan pihak yang melakukan pembakaran. Namun, saat pengecekan tidak ditemukan orang yang melakukan pembakaran maupun pihak yang dapat memastikan kepemilikan lahan.

Kegiatan ground check melibatkan Aiptu W. Sirait, Aiptu Azwar Edi, Aiptu Ferry Zulyadi, Bripka Dariatno NT, S.H., dan Briptu Sepnadi dengan menggunakan empat unit sepeda motor.

Petugas juga menghadapi sejumlah kendala, terutama akses menuju lokasi yang jauh dan sulit dijangkau serta tidak tersedianya sumber air di sekitar titik kebakaran.

Polsek Tungkal Ulu selanjutnya akan meningkatkan patroli pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar. 

Selain itu, penyelidikan terhadap penyebab kebakaran dan pencarian informasi mengenai pemilik lahan akan terus dilakukan.

“Patroli dan sosialisasi pencegahan karhutla akan terus ditingkatkan bersama tim terpadu. Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar karena dapat menyebabkan kebakaran meluas dan berdampak terhadap lingkungan maupun masyarakat,” pungkas IPDA Ucen.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama