MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat
 Hotspot Karhutla di Sungai Penoban
TANJAB BARAT – Personel Polsek Tungkal Ulu bersama unsur terkait melaksanakan ground check titik panas (hotspot) sekaligus sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Areal PS Mahau Lestari, Desa Sungai Penoban, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kamis (3/9/2026).
Kegiatan tersebut menindaklanjuti pantauan hotspot dari BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi pada dua titik koordinat, yakni -1.0018, 102.7829 dan -1.0038, 102.7834.

Tim tiba di lokasi sekitar pukul 12.15 WIB. Hasil pengecekan menunjukkan api telah padam dan tidak ditemukan titik api aktif. Namun, masih terdapat beberapa spot asap di area bekas terbakar dengan luas sekitar 2 hektare. 

Lahan tersebut diketahui merupakan lahan PS Mahau Lestari dengan jenis tanah mineral dan kondisi topografi berbukit. Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga melakukan pemantauan lokasi serta mencari informasi terkait pemilik lahan yang diketahui bernama Nasib, warga Desa Sungai Penoban.

Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy T.K., S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat IPDA Ucen, mengatakan kegiatan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi hotspot sekaligus mencegah munculnya kembali titik api.

“Personel juga memberikan sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat agar tidak membuka, membersihkan maupun mengolah lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api atau mengetahui adanya pembakaran lahan, segera laporkan kepada pihak Kepolisian,” ujar IPDA Ucen.

Ground check melibatkan personel Polsek Tungkal Ulu, Koramil Tungkal Ulu, RPK WKS, BKO TNI dan MPA. Petugas juga akan melakukan pemantauan secara berkala terhadap lokasi bekas terbakar serta meningkatkan patroli dan sosialisasi pencegahan Karhutla.

Kegiatan berlangsung dengan menggunakan dua unit kendaraan roda dua dan satu unit kendaraan roda empat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama