TANJAB BARAT – Memasuki musim dengan intensitas hujan yang rendah, jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melalui Polsek Betara terus mengintensifkan patroli pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Pada jumat (20/02/2026), Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Terentang, Bripka Usman Karo-Karo, melaksanakan patroli dialogis di kawasan Dusun Simpang Camat. Sasaran utama patroli kali ini adalah para petani yang tengah melakukan aktivitas pembersihan lahan untuk penanaman sayuran dan peremajaan kelapa sawit.
Edukasi Langsung di Lapangan
Dalam giat tersebut, Bripka Usman menemui langsung warga yang sedang bekerja di kebun. Ia mengingatkan agar masyarakat ekstra waspada mengingat kondisi vegetasi yang mulai mengering akibat jarang turun hujan.
"Kami mengimbau warga agar sisa-sisa tebasan atau sampah lahan jangan dimusnahkan dengan cara dibakar. Kondisi cuaca saat ini sangat rawan, api kecil bisa dengan cepat meluas dan menjadi tidak terkendali," ujar Bripka Usman di lokasi.
Ada tiga pesan kunci yang disampaikan dalam patroli cegah Karhutla ini:
Larangan Membakar: Masyarakat dilarang keras membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar, baik untuk tanaman sayur maupun sawit.
Gotong Royong Informasi: Warga diminta saling mengingatkan sesama petani dan tetangga mengenai bahaya Karhutla di musim kemarau.
jika melihat kepulan asap atau titik api, warga diminta segera melapor kepada Kepala Desa atau Bhabinkamtibmas setempat agar penanganan bisa dilakukan sedini mungkin.
Kapolres Tanjab Barat melalui Kasi Humas Ipda Ucen S. Kasih membenarkan kegiatan rutin ini. Menurutnya, pendekatan persuasif melalui Bhabinkamtibmas adalah garda terdepan dalam menjaga wilayah hukum Polres Tanjab Barat dari ancaman kabut asap.
"Kesadaran masyarakat adalah kunci utama. Dengan rutin turun ke lapangan, kita berharap Desa Lubuk Terentang dan sekitarnya tetap aman dari titik api," pungkas Ipda Ucen.
Posting Komentar