MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat
KUALA TUNGKAL – Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Tanjung Jabung Barat kembali mengeluarkan imbauan tegas bagi seluruh pengendara roda dua di wilayah hukumnya. Fokus utama kali ini adalah mengingatkan masyarakat agar senantiasa menggunakan helm standar SNI saat berkendara, dan bukan menggantinya dengan topi.

​Kapolres Tanjung Jabung Barat melalui Kasat Lantas AKP Vhycky M Tanjung, yang disampaikan oleh Kasi Humas Polres Tanjab Barat Ipda Ucen S Kasih, SH, menekankan bahwa keselamatan adalah prioritas utama di jalan raya. Pada hari ini, Minggu, 15 Februari 2026, pihak kepolisian merilis "Koleksi Himbauan Keselamatan" yang dikemas dengan berbagai gaya agar pesan edukasi lebih mudah diterima masyarakat.

​"Kami melihat masih ada pengendara yang nekat hanya memakai topi saat bermotor. Padahal, fungsi topi hanya untuk menghalau panas, sedangkan helm adalah pelindung utama dari benturan yang bisa menyelamatkan nyawa," ujar Ipda Ucen S Kasih, SH.

​Dalam kampanyenya, Sat Lantas Polres Tanjab Barat menyajikan pesan-pesan edukatif yang bervariatif:
​Pesan Santai & Menyindir: "Topi buat gaya, Helm buat nyawa. Ke jalan raya mau cari selamat, bukan mau pemotretan. Topi tidak akan menjaga kepala Anda jika terjadi insiden di aspal."

​Logika Tegas: "Kepala adalah aset, bukan aksesori. Motoran pakai topi hanya dapat gaya, tapi tidak dapat proteksi."
​Melalui Pantun: "Makan roti di bawah pohon palem, rasanya enak bikin hati senang. Kalau naik motor pakailah helm, jangan pakai topi nanti nyawa melayang."

​Pentingnya Helm Secara Teknis
Lebih lanjut, Ipda Ucen S Kasih, SH membeberkan alasan teknis mengapa penggunaan topi saat berkendara sangat dilarang:

​Ketahanan Benturan: Helm memiliki lapisan Styrofoam khusus untuk meredam guncangan pada otak, sementara topi hanyalah kain biasa.

​Keamanan Mata: Visor pada helm melindungi mata dari debu, kerikil, dan angin kencang yang dapat mengganggu konsentrasi berkendara.

​Stabilitas: Topi sangat mudah lepas ditiup angin, yang dapat membahayakan pandangan pengendara lain di belakang jika topi tersebut terbang.
​"Ganteng maksimal itu kalau tertib aturan.

Helm On, Topi Simpan! Mari kita wujudkan Tanjab Barat yang tertib dan aman berlalu lintas," tutup Kasi Humas dalam imbauannya.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama