TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat menggelar audiensi dan silaturahmi bersama sejumlah organisasi mahasiswa Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (11/5/2026) pukul 15.15 WIB di Ruang Kapolres Tanjab Barat.
Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan sosial, mulai dari kenakalan remaja, fasilitas kegiatan mahasiswa, hingga minimnya lapangan pekerjaan bagi lulusan perguruan tinggi.
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Tanjab Barat, AKBP Maulia Kuswicaksono, dan dihadiri jajaran Satintelkam Polres Tanjab Barat serta perwakilan organisasi mahasiswa, di antaranya HMI Cabang Tanjab Barat, PMII UINKA Tanjung Jabung Barat, DEMA UINKA, dan KOHATI Cabang Tanjab Barat.
Dalam sambutannya, Kapolres menyampaikan apresiasi atas kehadiran para mahasiswa dan menegaskan komitmen Polres dalam membangun komunikasi aktif dengan kalangan akademisi.
“Organisasi mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan sosial sekaligus mitra strategis dalam menjaga situasi kamtibmas di Tanjab Barat,” ujar Kapolres.
Kapolres juga mengingatkan pentingnya keselamatan berlalu lintas, khususnya penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara roda dua. Selain itu, Polres berencana menggandeng organisasi mahasiswa dalam program bantuan sosial bagi masyarakat kurang mampu dan janda miskin.
Sementara itu, Ketua HMI Cabang Tanjab Barat, Muhammad Rafi, mengusulkan adanya edukasi bersama terkait bahaya narkoba, kenakalan remaja, dan keselamatan berkendara.
Ia juga menyoroti minimnya ruang komunikasi antara organisasi mahasiswa dengan pemerintah daerah.
“Kami berharap ada akses yang lebih terbuka terhadap fasilitas pemerintah dan peluang kerja bagi lulusan perguruan tinggi,” katanya.
Ketua DEMA UINKA, Pinkan Agustina, turut menyampaikan keresahan terkait tingginya angka putus sekolah serta sulitnya lulusan kampus memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan.
Dari hasil audiensi tersebut, sejumlah persoalan utama yang mengemuka meliputi kurangnya dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan mahasiswa, masih adanya biaya penggunaan fasilitas pemerintah, maraknya kenakalan remaja, hingga keterbatasan lapangan kerja bagi lulusan perguruan tinggi.
Selain itu, Polres dan organisasi mahasiswa sepakat bersinergi dalam program edukasi kamtibmas, keselamatan berlalu lintas, dan pencegahan narkoba melalui program “Police Goes to Campus”.
Posting Komentar