Pada Minggu (24/5) sekitar pukul 08.30 WIB, personel Polsek Pengabuan bersama Basarnas, BPBD, dan masyarakat kembali melaksanakan penyisiran di aliran Sungai Pengabuan.
Pencarian ini merupakan lanjutan operasi sejak insiden runtuhnya jembatan/dermaga penyeberangan yang terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026.
Lokasi Kejadian
Peristiwa terjadi di RT 05 Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Lokasi berada di sepanjang aliran Sungai Pengabuan yang menjadi jalur transportasi masyarakat setempat.
Identitas Korban
Dua pekerja yang masih dalam pencarian yakni:
Iyan (±35), warga Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan
Toni (42), warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Seberang Kota, Tanjab Barat
Keduanya dilaporkan hanyut saat kejadian laka kerja berlangsung.
Plh Kapolsek Pengabuan melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat, Ipda Ucen, menyampaikan bahwa pencarian diperluas dengan membagi tim menjadi tiga sektor:
- Arah hilir (Kuala Tungkal): menyisir tepian sungai hingga Desa Tanjung Senjulang, Kecamatan Bram Itam
- Arah hulu (Tebing Tinggi): menelusuri kawasan hingga Desa Sungai Kepayang
- Area titik kejadian: tim masyarakat melakukan pencarian di sekitar reruntuhan jembatan dengan metode berenang menggunakan pengaman tali (safety harness) di bawah pengawasan petugas
Polsek Pengabuan, Sat Polairud Polres Tanjab Barat, Basarnas, BPBD, serta masyarakat.
Peralatan yang digunakan antara lain:
1 unit perahu karet Basarnas
1 unit perahu karet BPBD
1 unit kapal patroli Sat Polairud
15 unit perahu pompong milik warga
Kondisi Terkini
Memasuki hari kelima pencarian, kedua korban belum ditemukan. Tim gabungan masih terus melakukan penyisiran secara intensif di sepanjang aliran sungai.
Cuaca di lokasi dilaporkan cerah, sehingga mendukung proses pencarian.
Pihak kepolisian menyatakan bahwa operasi pencarian akan terus dilanjutkan hingga korban ditemukan, dan perkembangan situasi akan disampaikan secara berkala.
Posting Komentar