Tanjung Jabung Barat, Minggu (24/5/2026) — Tim SAR gabungan terus melanjutkan upaya pencarian terhadap dua pekerja yang menjadi korban insiden runtuhnya jembatan penyeberangan di Sungai Limau.
Upaya pencarian terhadap dua pekerja yang menjadi korban insiden runtuhnya jembatan penyeberangan di Sungai Limau terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Hingga memasuki hari kelima, hasil pencarian masih belum membuahkan hasil.
Tim gabungan yang terdiri dari berbagai unsur telah melakukan penyisiran secara intensif di sepanjang aliran sungai, baik ke arah hulu maupun hilir dari lokasi kejadian perkara (LKP).
Pencarian dilakukan dengan menggunakan perahu karet serta pemantauan di titik-titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi keberadaan korban.
Selain penyisiran di permukaan air, petugas juga melakukan pengamatan di tepian sungai serta area sekitar yang memiliki kemungkinan menjadi tempat tersangkutnya korban. Kondisi cuaca yang cerah di lokasi turut mendukung jalannya operasi pencarian.
Meski demikian, hingga hari kelima pelaksanaan operasi, kedua korban masih belum ditemukan. Tim SAR gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan pencarian dengan memperluas area penyisiran dan mengoptimalkan koordinasi antar unsur yang terlibat.
Penyisiran dilakukan secara intensif oleh seluruh unsur yang terlibat, dengan kondisi cuaca di lokasi dilaporkan cerah sehingga mendukung jalannya operasi.
Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat, Ipda Ucen menjelaskan bahwa peristiwa terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026 sekitar pukul 11.15 WIB. Saat itu, kedua korban tengah melakukan pekerjaan pengelasan pada bagian jembatan.
“Pada saat pengerjaan berlangsung, jembatan tiba-tiba runtuh sehingga kedua pekerja terjatuh ke sungai,” ujarnya.
Korban
- Iyan (35), warga Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan
- Nur Antoni (42), warga Desa Harapan Jaya, Kecamatan Seberang Kota
Lokasi Kejadian
Insiden terjadi di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Unsur Tim SAR Gabungan
Operasi pencarian melibatkan berbagai unsur, antara lain:
Unit Siaga SAR Kuala Tungkal
Baharkam Polri
Ditpolairud Jambi
Satpolairud Polres Tanjab Barat
Pos TNI AL
Babinsa
BPBD Tanjab Barat
PMI Tanjab Barat
Masyarakat setempat
Hingga hari kelima pelaksanaan operasi, tim SAR gabungan masih terus berupaya memperluas area pencarian di sepanjang aliran Sungai Limau.
Pihak terkait juga mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda yang berkaitan dengan keberadaan korban.
Posting Komentar