Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut bertujuan memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya menjaga perilaku positif serta menjauhi berbagai bentuk pelanggaran hukum sejak usia dini.
Dalam penyampaiannya, Bripka Usman Karo-Karo mengajak para siswa untuk belajar dengan giat, menjaga nama baik sekolah, serta menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal.
Ia juga mengingatkan agar para pelajar tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, balap liar, tawuran antarpelajar, perundungan (bullying), maupun aktivitas geng motor yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain.
Selain itu, para siswa diimbau untuk berani menegur atau melarang apabila melihat adanya aksi balap liar di wilayah Desa Terjun Gajah. Apabila situasi tidak dapat dikendalikan, para pelajar diminta segera melaporkannya kepada Bhabinkamtibmas atau Babinsa setempat agar dapat segera ditindaklanjuti.
Secara terpisah, Kasi Humas Polres Tanjab Barat, IPDA Ucen S. Kasih, mengatakan bahwa kegiatan penyuluhan di lingkungan sekolah merupakan langkah preventif Polri dalam mencegah kenakalan remaja serta menanamkan kesadaran hukum kepada generasi muda.
"Melalui edukasi sejak dini, kami berharap para pelajar mampu membentengi diri dari pengaruh negatif, berani menolak geng motor, balap liar, penyalahgunaan narkoba, serta menjadi pelopor keamanan dan ketertiban di lingkungan sekolah maupun masyarakat," ujar IPDA Ucen S. Kasih.
Polres Tanjab Barat akan terus memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan guna menciptakan generasi muda yang berkarakter, berprestasi, dan turut menjaga situasi kamtibmas yang aman serta kondusif.
Posting Komentar