TANJAB BARAT — Kebakaran lahan terjadi di RT 03 Dusun Makmur, Desa Kuala Indah, Kecamatan Kuala Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Minggu (23/8/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Lahan yang terbakar merupakan lahan tanah liat dan lahan kosong dengan luas sekitar 0,2 hektare. Titik lokasi kebakaran berada pada koordinat 1°52'07.2"S 103°27'20.0"E.
Mengetahui kejadian tersebut, personel gabungan Satgas Karhutla langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pemadaman.
Tim yang terlibat terdiri dari unsur Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Kecamatan Kuala Betara, Pemerintah Desa Kuala Indah, Polsek Betara sebanyak tujuh personel, Polsek Tungkal Ilir dua personel, Koramil 419-08/TI dua personel, BPBD sembilan personel, perangkat Desa Kuala Indah tiga orang, Manggala Agni sembilan personel, serta unsur Dinas Perkebunan dan Damkar.
Dalam proses penanggulangan, tim menggunakan sejumlah peralatan pemadaman, di antaranya tiga unit mesin Robin milik BPBD, satu unit mesin Dinas Perkebunan, satu unit mobil R6 dan dua unit mesin pemadam milik Damkar. Selain itu, RPK Desa Muntialo mengerahkan satu unit mesin Mini Striker dan 12 rol selang, Manggala Agni satu unit mesin Mini Striker dan 12 rol selang, serta BPBD Kabupaten Tanjung Jabung Barat satu unit mesin Honda Exjet dan 12 rol selang.
Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung, S.T.K., S.I.K., melalui Kasi Humas IPDA Ucen mengatakan, setelah dilakukan koordinasi dan pembagian tugas bersama tim Karhutla, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB.
“Personel bersama tim gabungan langsung melakukan pemadaman dan dilanjutkan dengan pendinginan pada titik-titik lahan yang masih terdapat bara api untuk memastikan api tidak kembali menyala,” ujar IPDA Ucen.
Selain melakukan pemadaman dan pendinginan, personel kepolisian juga memasang garis polisi di lokasi lahan yang terbakar serta mengamankan satu barang bukti berupa kayu bekas terbakar untuk kepentingan penanganan lebih lanjut.
Dalam proses pemadaman, tim gabungan menghadapi kendala berupa angin kencang yang menyebabkan api sempat membesar dan menyulitkan upaya pemadaman.
“Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan sekitar pukul 11.00 WIB. Tim kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan kondisi lahan benar-benar aman,” jelasnya.
Kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terlebih di tengah kondisi cuaca yang dapat menyebabkan api cepat meluas. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Penanganan cepat dan kolaborasi seluruh unsur Satgas Karhutla menjadi langkah penting dalam mencegah kebakaran meluas serta meminimalkan dampak terhadap lingkungan dan masyarakat.
Posting Komentar