Tanjab Barat – Personel Polsek Tungkal Ulu bersama anggota Koramil Ulu melaksanakan ground check terhadap tiga titik panas (hotspot) yang terpantau melalui BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sutan Thaha Jambi di wilayah Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (26/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan menyusul terpantau adanya tiga titik hotspot di wilayah hukum Polsek Tungkal Ulu. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ketiga titik berada di wilayah Desa Suban, Kecamatan Batang Asam.
Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy T.K., S.H., M.H., melalui Kasi Humas Ipda Ucen, mengatakan bahwa ground check dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus melakukan langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
“Dari hasil ground check, tim menemukan tiga lokasi yang sebelumnya terpantau sebagai titik hotspot, yakni Bukit Lago dengan luas lahan terbakar sekitar satu hektare, Bengkili sekitar 0,5 hektare, dan Latam sekitar satu hektare,” ujar Ipda Ucen.
Ia menjelaskan, total lahan yang terbakar diperkirakan mencapai ±2,5 hektare. Ketiga lokasi merupakan lahan kawasan hutan dengan jenis tanah mineral dan kondisi topografi berbukit.
Saat petugas tiba di lokasi, api telah dalam kondisi padam. Namun, masih ditemukan sejumlah titik asap yang mengepul sehingga petugas tetap melakukan pengecekan dan pemantauan di sekitar lokasi.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang ditugaskan yakni AIPTU D. Ginting dan Bripka Tedi Kurniawan, bersama anggota Koramil Ulu Pelda Raja. Tim menggunakan tiga unit kendaraan roda dua untuk menjangkau lokasi.
Petugas juga melakukan pencarian informasi terkait pemilik lahan. Namun, masyarakat sekitar belum mengetahui secara pasti pemilik lahan yang terbakar. Selain itu, akses menuju lokasi cukup jauh dan sulit dijangkau serta tidak terdapat sumber air di sekitar titik kebakaran.
“Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan. Petugas juga terus mencari informasi mengenai pemilik lahan guna mengetahui secara jelas penyebab terjadinya kebakaran,” jelasnya.
Sebagai langkah lanjutan, Polsek Tungkal Ulu akan meningkatkan patroli pencegahan dan sosialisasi kepada masyarakat terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar. Upaya tersebut juga akan dilakukan secara rutin bersama tim terpadu.
Petugas mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam kegiatan pembukaan maupun pembersihan lahan karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan, khususnya pada kondisi lahan kering.
Hasil ground check memastikan tim berhasil mencapai titik koordinat hotspot dan menemukan lahan yang terbakar berupa ranting, ilalang kering serta pohon kelapa sawit. Kondisi api telah padam, namun pemantauan tetap dilakukan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api dari sisa bara maupun asap.
Pihak kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran serta mencari informasi mengenai pemilik lahan.
Posting Komentar