MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat

TANJAB BARAT — Dalam upaya memperkuat pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bhabinkamtibmas Desa Pematang Lumut, Polsek Betara, melaksanakan koordinasi bersama Tim Terpadu Karhutla di Posko Karhutla Distrik 1 PT WKS, Desa Lubuk Terentang, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Senin (28/9/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan dipusatkan di RT 07, Dusun Gunung Mas, Desa Lubuk Terentang. Koordinasi dilakukan sebagai bagian dari langkah preventif untuk memastikan kesiapsiagaan personel, sarana prasarana, serta pola komunikasi dalam menghadapi potensi Karhutla.

Dalam kegiatan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari 2 personel TNI, 1 personel Polri, 2 personel RPK, dan 2 personel Masyarakat Peduli Api (MPA).
Tim juga melakukan pengecekan terhadap kesiapan sarana dan prasarana Posko Karhutla. Peralatan yang tersedia antara lain kendaraan patroli R4 Triton, dua unit pompong, drone, mesin pompa mini, selang isap dan buang, Y konek, nozzle, helm, sepatu boot, tool box, jeriken BBM, serta sejumlah jet shooter.
Selain pengecekan sarpras, koordinasi juga menekankan pelaksanaan patroli rutin, pemantauan menara pantau, serta pemantauan titik panas melalui satelit/Sipongi. Tim diingatkan agar setiap informasi hotspot segera diverifikasi dan ditindaklanjuti apabila ditemukan indikasi Karhutla.

Upaya pencegahan juga dilakukan melalui sosialisasi kepada masyarakat serta pemasangan spanduk larangan pembakaran hutan dan lahan. Apabila ditemukan titik api, personel diminta segera melakukan pemadaman, pendinginan, serta pemantauan terhadap bara api guna mencegah munculnya kembali titik api.
Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung, S.T.K., S.I.K., melalui Kasi Humas Polres Tanjab Barat Ipda Ucen, mengatakan bahwa koordinasi lintas unsur menjadi bagian penting dalam menghadapi potensi Karhutla.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan seluruh unsur yang tergabung dalam Tim Terpadu Karhutla siap melakukan pencegahan maupun penanganan apabila ditemukan titik api. Koordinasi dan komunikasi harus terus dijaga, termasuk dengan TNI, Polri, BPBD, MPA dan pihak perusahaan,” ujar Ipda Ucen menyampaikan.

Ia menambahkan, kesiapan peralatan harus menjadi perhatian agar seluruh sarana prasarana dapat digunakan secara optimal ketika dibutuhkan.
“Selain kesiapan peralatan, kekompakan, solidaritas dan kesehatan personel juga harus diperhatikan selama pelaksanaan tugas di lapangan,” tambahnya.

Polsek Betara mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan Karhutla.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama