TANJAB BARAT — Personel Polsek Tungkal Ulu bersama tim gabungan melaksanakan ground check terhadap titik panas (hotspot) yang terpantau oleh BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sutan Thaha Jambi di wilayah Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Minggu (6/9/2026).
Berdasarkan pemantauan BMKG pada Sabtu (5/9/2026), terdapat 23 titik hotspot yang terpantau berada di wilayah hukum Polsek Tungkal Ulu. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim gabungan turun ke lapangan mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai untuk memastikan kondisi di lokasi.
Ground check dilakukan pada dua lokasi, yakni Daerah 44, Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, serta hulu Sungai Anak Lumahan Mahau, Desa Sungai Penoban, Kecamatan Batang Asam.
Hasil pengecekan di lapangan menunjukkan bahwa kondisi api di lokasi telah padam, namun masih ditemukan sejumlah spot asap yang mengepul. Tim juga menemukan material yang terbakar berupa ranting dan ilalang kering serta semak belukar.
Di Daerah 44 Desa Suban, lahan yang terbakar diperkirakan seluas ±2 hektare dan masuk dalam kawasan Hutan Produksi (HP). Sementara itu, di hulu Sungai Anak Lumahan Mahau Desa Sungai Penoban, ditemukan lahan terbakar dengan luas sekitar ±3 hektare yang berada di kawasan Perhutanan Sosial Desa Sungai Penoban.
Kondisi lokasi yang berbukit serta jarak yang cukup jauh menjadi salah satu kendala tim dalam mencapai titik koordinat. Selain itu, di sekitar lokasi tidak ditemukan sumber air yang dapat digunakan untuk penanganan pemadaman.
Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy TK, S.H., M.H., melalui Kasi Humas IPDA Ucen, mengatakan bahwa kegiatan ground check dilakukan sebagai tindak lanjut atas informasi titik hotspot dari BMKG sekaligus memastikan kondisi faktual di lapangan.
“Tim gabungan telah mendatangi titik koordinat yang terpantau oleh BMKG. Berdasarkan hasil pengecekan, api sudah dalam keadaan padam, namun masih terdapat beberapa titik asap. Selanjutnya dilakukan pemantauan dan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kebakaran,” ujar IPDA Ucen.
Posting Komentar