TANJUNG JABUNG BARAT – Bhabinkamtibmas Desa Lubuk Bernai, Polsek Tungkal Ulu, Brigadir Ali Ependi, menyampaikan sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kepada masyarakat saat menghadiri Musyawarah Desa (Musdes) Penetapan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Desa Lubuk Lawas Tahun 2027, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Aula Kantor Desa Lubuk Lawas, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, BPD, lembaga adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta warga setempat.
Dalam kesempatan tersebut, Brigadir Ali Ependi mengajak masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Ia menegaskan bahwa pembakaran lahan berpotensi memicu kebakaran yang meluas, menimbulkan kabut asap, mengganggu kesehatan, serta merusak lingkungan.
Masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, tidak membuang sumber api sembarangan, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian atau petugas terkait apabila menemukan titik api maupun indikasi terjadinya Karhutla.
Selain sosialisasi Karhutla, Bhabinkamtibmas turut mengajak masyarakat berpartisipasi aktif dalam penyusunan rencana pembangunan desa sesuai kebutuhan dan kesepakatan bersama. Warga juga diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor), menggunakan kunci pengaman tambahan pada kendaraan, serta menjauhi penyalahgunaan narkotika.
Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat, Ipda Ucen, mengatakan bahwa sosialisasi pencegahan Karhutla merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan serta berperan aktif menjaga lingkungan.
“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama semua pihak. Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani sedini mungkin,” ujarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Polri berharap kesadaran masyarakat terhadap bahaya Karhutla semakin meningkat, sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta kelestarian lingkungan di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Posting Komentar