MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat


TANJUNG JABUNG BARAT – Tim Karhutla Polsek Tungkal Ulu melaksanakan verifikasi tiga titik hotspot atau titik panas yang terpantau melalui aplikasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi pada Minggu (18/10/2026). Kegiatan verifikasi dilakukan pada Senin (19/10/2026) di wilayah Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aiptu Iswantoro untuk memastikan kondisi lahan yang terpantau mengalami kebakaran serta melakukan pengecekan terhadap potensi munculnya kembali api.
Dalam kegiatan tersebut, tim menemukan tiga lokasi lahan terbakar. Titik pertama berada di kawasan perkebunan PT Makin dengan luas lahan terbakar sekitar satu hektare. Saat dilakukan pengecekan sekitar pukul 10.00 WIB, api telah padam dan hanya tersisa kepulan asap. Proses pendinginan dilakukan oleh tim PT Makin.

Selanjutnya, sekitar pukul 11.05 WIB, tim melakukan verifikasi titik kedua di kawasan Sei Siri-Siri, Desa Suban, berupa lahan belukar dengan luas terbakar sekitar satu hektare. Hasil pengecekan menunjukkan api telah padam.
Pada pukul 12.30 WIB, tim kembali melakukan verifikasi titik ketiga di Desa Suban dengan luas lahan terbakar sekitar satu hektare. Di lokasi tersebut, api juga dilaporkan telah padam.

Secara keseluruhan, luas lahan yang terbakar di ketiga lokasi diperkirakan mencapai tiga hektare. Dalam pelaksanaan kegiatan, tim melakukan pengecekan dan pengawasan lokasi serta upaya pemadaman. Personel juga menggunakan kendaraan operasional roda empat, kendaraan roda dua, drone, dan telepon seluler untuk mendukung kegiatan di lapangan.

Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy TK, M.H., melalui Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat, Ipda Ucen, menyampaikan bahwa verifikasi hotspot merupakan langkah penting untuk memastikan kondisi aktual di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran di wilayah masing-masing.

Polres Tanjung Jabung Barat terus mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mencegah karhutla demi menjaga lingkungan dan mengantisipasi dampak kebakaran hutan dan lahan.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama