MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Tim gabungan melakukan pendinginan (cooling down) pascakebakaran hutan dan lahan (karhutla) di areal konsesi Distrik VI PT Wira Karya Sakti (WKS), lahan HTI Kanal 1, Desa Sungai Baung, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Selasa (8/9/2026).
Kegiatan pendinginan tersebut dilaksanakan mulai pukul 09.45 WIB oleh personel Polsek Pengabuan bersama Koramil 419-08/Tungkal Ilir, Regu Pemadam Kebakaran (RPK) Distrik VI, serta masyarakat.
Karhutla sebelumnya terjadi pada Senin (7/9/2026) dan terpantau melalui aplikasi Sipongi serta satelit BMKG Sultan Thaha Jambi.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, lahan yang terbakar merupakan lahan gambut dan tanaman akasia dengan luas sekitar tiga hektare. Lokasi kejadian berada pada koordinat -0.95315, 103.22558.
Kapolsek Pengabuan IPTU Muhammad Soetrisman, S.H., melalui Kasi Humas Polsek Pengabuan IPDA Ucen mengatakan, kegiatan pendinginan dilakukan untuk memastikan tidak terdapat lagi titik api maupun bara yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan.
“Tim gabungan melakukan pendinginan secara menyeluruh di lokasi pascakebakaran untuk memastikan bara api dan titik panas benar-benar padam,” ujar IPDA Ucen.
Dalam kegiatan tersebut, tim gabungan juga melakukan penyekatan di sekitar lokasi menggunakan dua unit alat berat excavator. 

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah potensi api kembali merambat atau meluas ke areal lainnya.
Sebanyak 17 personel dan masyarakat terlibat dalam penanganan, terdiri dari dua personel Polsek Pengabuan, satu personel Koramil 419-08/TI, 12 personel RPK Distrik VI, serta dua orang masyarakat.

Adapun peralatan yang digunakan meliputi dua unit excavator, tujuh unit mesin pompa, 20 unit nozzle, dua unit mesin mini striker, dan 15 rol selang.
Selain melakukan pendinginan, tim gabungan juga terus melaksanakan patroli secara kontinyu di wilayah hukum Polsek Pengabuan. 

Patroli dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus deteksi dini terhadap potensi terjadinya kembali karhutla.
“Personel bersama tim gabungan akan terus melakukan pemantauan dan patroli untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif,” tambahnya.

Hingga Selasa siang, situasi di lokasi pascakarhutla dilaporkan aman dan kondusif. Tim gabungan tetap melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi areal benar-benar aman dari potensi munculnya kembali api.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama