KUALA TUNGKAL — Kapolres Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat) AKBP Ramadhanil, S.H., S.I.K., M.H., memberikan sosialisasi keselamatan berlayar kepada para nelayan, agen, dan nahkoda kapal angkutan di Pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 09.00 WIB di ruang tunggu Pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian bersama pemangku kepentingan terkait untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan selama aktivitas pelayaran.
Dalam kegiatan itu, Kapolres Tanjab Barat didampingi Kasatpolairud Polres Tanjab Barat IPTU Abdel Harris, S.H., Kabid Prasarana Dinas Perhubungan Nanik Sulastri, S.T., M.T., serta Kepala UPT LLASDP Kuala Tungkal Rudi, S.Pd.
Kapolres Tanjab Barat menyampaikan apresiasi kepada para agen, nelayan, dan nahkoda kapal yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia juga memperkenalkan diri sebagai Kapolres Tanjab Barat yang baru sekaligus mengajak seluruh pihak memperkuat komunikasi dan kerja sama dalam mendukung keselamatan pelayaran.
“Keselamatan dan keamanan dalam berlayar merupakan kepentingan kita bersama. Karena itu, seluruh agen dan nahkoda kapal diharapkan memahami serta mematuhi ketentuan dan regulasi keselamatan berlayar,” ujar Kapolres.
Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah ketersediaan perlengkapan keselamatan di atas kapal. Kapolres meminta setiap kapal angkutan menyediakan life jacket bagi penumpang serta perlengkapan keselamatan lainnya sebagai langkah antisipasi apabila terjadi keadaan darurat selama pelayaran.
Dalam sosialisasi tersebut, Kapolres juga menyampaikan enam penekanan kepada para nelayan dan pengelola kapal angkutan.
Pertama, mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitas pelayaran. Kedua, memperhatikan kondisi cuaca sebelum berlayar atau melaut. Ketiga, selalu membawa alat komunikasi untuk menunjang koordinasi dalam situasi darurat.
Keempat, tidak memuat penumpang secara berlebihan. Kelima, tidak membawa barang melebihi kapasitas muatan kapal. Keenam, wajib menyediakan perlengkapan keselamatan berupa life jacket dan life buoy di atas kapal.
“Jangan mengabaikan keselamatan. Pastikan kondisi kapal, perlengkapan keselamatan, cuaca, jumlah penumpang, serta muatan sudah diperiksa sebelum berlayar,” tegasnya.
Melalui sosialisasi tersebut, Polres Tanjab Barat berharap para nelayan, agen, dan nahkoda semakin disiplin dalam menerapkan standar keselamatan pelayaran sehingga aktivitas transportasi laut di wilayah Kuala Tungkal dapat berlangsung secara aman dan tertib.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara kepolisian, Dinas Perhubungan, pengelola pelabuhan, agen kapal, nelayan, dan para nahkoda dalam menciptakan keselamatan pelayaran di wilayah perairan Tanjung Jabung Barat.
Posting Komentar