MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat

TANJAB BARAT — Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), anggota Patroli Terpadu Pos Karhutla Kelurahan Dusun Kebun bersama Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan unsur TNI melaksanakan patroli serta sosialisasi pencegahan Karhutla di wilayah perkebunan Desa Sungai Badar, Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (7/10/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Aipda F. Simanjuntak, S.H., bersama Koptu Rossi dari Koramil 0419-Tungkal Ulu, personel Manggala Agni Randi Purnawan dan Mohd Akrom H.R., serta anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Syari Fudin.

Dalam kegiatan tersebut, tim menyambangi warga dan menyampaikan imbauan agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya indikasi kebakaran hutan dan lahan kepada Posko Karhutla.
Petugas juga mengajak warga untuk meneruskan informasi dan imbauan pencegahan Karhutla kepada masyarakat lainnya, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara bersama-sama.

Selain memberikan sosialisasi, tim melakukan pengecekan terhadap sejumlah sumber air berupa embung yang berada di sekitar wilayah perkebunan. 

Pengecekan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi sekaligus memastikan ketersediaan sumber air yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pemadaman apabila sewaktu-waktu terjadi Karhutla.

Patroli kemudian dilanjutkan ke lahan perkebunan warga yang dalam kondisi kering setelah dilakukan penyemprotan. 

Petugas mengingatkan pemilik lahan agar meningkatkan kewaspadaan dan menjaga area tersebut dari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membuang atau memantikkan api rokok sembarangan.

Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy Trias Kumoro, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat Ipda Ucen, mengatakan bahwa kegiatan patroli terpadu merupakan bagian dari langkah pencegahan Karhutla dengan melibatkan kepolisian, TNI, Manggala Agni, MPA, dan masyarakat.

“Pencegahan Karhutla membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh pihak. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan serta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” ujar Ipda Ucen.

Ia menambahkan, pengecekan embung air juga penting dilakukan sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla, khususnya di wilayah perkebunan yang kondisi lahannya kering.

“Dengan adanya patroli dan komunikasi langsung dengan masyarakat, diharapkan kesadaran warga semakin meningkat sehingga potensi Karhutla dapat dicegah sejak dini,” tambahnya.

Dari kegiatan tersebut, terjalin komunikasi yang baik antara petugas dengan masyarakat. Warga juga mendapatkan pemahaman mengenai bahaya dan dampak Karhutla yang tidak hanya dapat merugikan lingkungan, tetapi juga mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, serta menimbulkan kerugian bagi banyak pihak.

Polri bersama TNI, Manggala Agni, MPA dan masyarakat terus bersinergi untuk mencegah Karhutla demi menjaga lingkungan dan keselamatan masyarakat di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama