Tanjung Jabung Barat, 9 September 2026 — Personel Polsek Betara bersama unsur Satgas Karhutla bergerak cepat melakukan ground check dan verifikasi terkait terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di RT 01 Dusun Terjun Jaya, Desa Terjun Gajah, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Rabu (9/9/2026).
Kebakaran terjadi sekira pukul 12.40 WIB pada area perkebunan milik warga dengan luas lahan yang terbakar kurang lebih ±0,5 hektare. Lahan tersebut merupakan tanah mineral dengan vegetasi berupa tanaman kelapa sawit berusia sekitar 10 tahun dan semak belukar.
Mendapat informasi dari masyarakat, personel Polsek Betara bersama unsur Satgas Karhutla langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan, verifikasi, sekaligus penanganan kebakaran.
Setibanya di lokasi, personel bersama unsur terkait segera melakukan pemadaman dan pengendalian api agar tidak meluas ke area perkebunan maupun lahan di sekitarnya.
Upaya pemadaman membuahkan hasil. Sekira pukul 13.47 WIB, api berhasil dikendalikan. Selanjutnya, petugas melakukan proses pendinginan serta pemantauan untuk memastikan tidak terdapat titik api yang kembali menyala.
Dalam penanganan tersebut, personel yang terlibat terdiri dari Polsek Betara sebanyak 4 personel, Kompi A Brimob 30 personel, Koramil 419-08/TI sebanyak 5 personel, BPBD 10 personel, Perangkat Desa Terjun Gajah 7 orang, Manggala Agni 7 personel, PetroChina 7 personel, serta RPK Distrik II PT. WKS sebanyak 7 personel.
Penanganan juga didukung sejumlah peralatan, di antaranya satu unit mobil RPK Distrik II PT. WKS, satu unit mobil PT. WKS penampung air berkapasitas 12.000 liter, serta satu unit mobil Fire Rescue PetroChina dengan kapasitas penampung air 12.000 liter.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga melakukan koordinasi lintas sektoral, mencatat keterangan saksi dan pemilik lahan, serta memasang police line di lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Tanjung Jabung Barat, Ipda Ucen, menyampaikan melalui Kapolsek Betara AKP Frans Septiawan Sipayung, S.T.K., S.I.K., bahwa gerak cepat personel bersama seluruh unsur terkait merupakan bagian dari upaya mencegah Karhutla meluas dan memastikan kondisi lokasi benar-benar aman.
“Petugas masih melakukan pendinginan dan pemantauan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala. Sementara itu, asal api masih dalam proses penyelidikan,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pengecekan sementara, kondisi lahan berupa tanah mineral dengan semak belukar yang mengering. Kebakaran tersebut terjadi di area perkebunan milik warga.
Polsek Betara bersama seluruh unsur Satgas Karhutla mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan.
“Pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab bersama. Gerak cepat, koordinasi dan kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah api meluas dan menjaga lingkungan tetap aman.”
Posting Komentar