MELINDUNGI DAN MENGAYOMI MASYARAKAT

Polres Tanjab Barat

TANJUNG JABUNG BARAT – Tim Karhutla Polsek Tungkal Ulu, Polres Tanjung Jabung Barat, melaksanakan apel persiapan ground check dan verifikasi titik panas (hotspot) yang terpantau melalui aplikasi BMKG Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Thaha Jambi, Senin (14/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut terhadap tiga titik hotspot yang terpantau di wilayah Kecamatan Batang Asam, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, berdasarkan pemantauan satelit pada Minggu (13/9/2026).
Tiga titik hotspot tersebut berada di wilayah Desa Suban, Kecamatan Batang Asam, dengan tingkat kepercayaan sedang. Titik pertama terpantau melalui satelit TERRA pada koordinat Latitude -1.1163, Longitude 102.7323. Titik kedua terpantau melalui satelit SNPP pada koordinat Latitude -1.1123, Longitude 102.7411, sedangkan titik ketiga terpantau melalui satelit SNPP pada koordinat Latitude -1.1163, Longitude 102.8751.

Tim yang ditugaskan dalam kegiatan tersebut terdiri dari Aiptu Andy Sunaryo, Brigpol Ali Ependi, dan Brigpol Rudi Anggara, S.H., M.H.
Sekitar pukul 10.00 WIB, personel melaksanakan apel persiapan sebelum bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan verifikasi terhadap titik hotspot yang terpantau.
Selanjutnya, sekitar pukul 12.30 WIB, tim menemukan lokasi yang sesuai dengan salah satu koordinat hotspot, yakni Latitude -1.1163 dan Longitude 102.8751. Di lokasi tersebut ditemukan bekas lahan terbakar dengan luas sekitar 2 hektare.
Hasil pengecekan menunjukkan api telah padam dan hanya menyisakan kepulan asap dari sisa material yang terbakar. Lahan yang terbakar merupakan lahan mineral dan terdapat potongan serta tumbangan kayu di sekitar lokasi.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, api diketahui bergerak dari bagian bawah bukit menuju bagian atas mengikuti hembusan angin. Kobaran api kemudian menjalar hingga mendekati kebun sawit milik masyarakat.

Sementara itu, pemilik lahan maupun pihak yang diduga melakukan pembakaran masih dalam proses penyelidikan. Petugas juga terus melakukan pengawasan terhadap lokasi guna mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Dalam pelaksanaan kegiatan, personel menggunakan tiga unit kendaraan roda dua dan tiga unit telepon seluler Android untuk mendukung pemantauan serta dokumentasi di lapangan.

Selain melakukan pengecekan lokasi, tim juga melaksanakan pengawasan terhadap lahan bekas terbakar dan melaporkan hasil verifikasi kepada pimpinan.

Kapolsek Tungkal Ulu AKP Windy TK, M.H., melalui Kasi Humas Ipda Ucen, mengatakan kegiatan ground check merupakan langkah penting untuk memastikan kondisi sebenarnya di lapangan setelah adanya laporan titik hotspot dari sistem pemantauan.
“Personel langsung melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan kondisi titik panas yang terpantau. Dari hasil verifikasi, ditemukan bekas lahan terbakar sekitar dua hektare dan api sudah dalam kondisi padam,” ujar Ipda Ucen

Dalam pelaksanaan verifikasi, petugas menghadapi sejumlah kendala, terutama kondisi medan yang cukup sulit. Lokasi berada di kawasan berbukit dengan medan terjal dan terdapat jurang. Akses jalan juga sempit serta dipenuhi tumbangan kayu dan debu yang cukup tebal.

Polsek Tungkal Ulu mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan, terutama pada kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran. Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas pembakaran lahan kepada pihak kepolisian maupun melalui layanan Call Center Polri 110.

Langkah ground check dan verifikasi tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam mencegah serta menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Tungkal Ulu, khususnya Kecamatan Batang Asam.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama